To: magenta pijar
Genta kembali ke apartemen setelah papahnya dikebumikan. Sekarang ia benar benar merasa sendirian disini.
Genta memasuki kamarnya, duduk didekat nakas, menenggelamkan kepalanya pada lipatan tangannya, isakannya terdengar lagi.
Setelah dirinya tenang Genta beranjak naik ke atas tempat tidurnya, sebelum mematika lampu tidur ia melihat sebuah surat di amplop berwarna magenta disana.
Genta membukanya dan surat itu dari papahnya, entah kapan papahnya menyimpannya disana.
*To: magenta pijar anakku
Genta…
Sebelumnya papah ingin minta maaf, maaf selama ini papah jahat sama kamu dan mamah. Ketahuilah papah sangat sayang kalian berdua.
Papah ingin bercerita boleh? Dua tahun ini kita jadi jauh ya? Padahal dulu kamu sering cerita sama papah tentang apapun. Papah kangen mendengar cerita kamu selama dua tahun terakhir ini.
Sebenarnya papah ingin kamu mengetahui ini, perihal papah menikah dengan Tante jani, alasannya sederhana karena papah mencintainya dari dulu bahkan sebelum mengenal mamah. Akan rumit jika diceritakan dari dulu, cukup kamu tahu itu.
Kamu boleh membenci papah, karena papah memang jahat, egois, dan mementingkan ego papah sendiri daripada kamu dan mamah. Papah sudah berusaha mempertahankan keluarga kita, tapi memang sudah tidak bisa. Kamu cukup benci papah, mamahmu tidak salah.
Sampai mamahmu meninggal papah merasa sangat bersalah, papah merasa menjadi papah terburuk melihat kamu benci sama papah. Papah sayang sama kamu genta.
Dan perihal arti namamu yang kamu ceritakan pada aeris salah genta. Bukan seperti yang kamu katakana pada aeris. Maaf papah dekat dengan aeris karena kata melvin dia pacar kamu, papah mengawasi kamu melalui aeris. Jangan salahkan dia ini papah yang minta. Dia perempuan baik, ceria, papah suka dan setuju kalau kamu sama dia.
Namamu magenta itu memiliki makna yang sangat luas. Kata Genta itu diambil dari nama bunga gentiana yang berarti permulaan yang baik dan seseorang yang jujur. Seperti itu harapan papah atas namamu, semoga kamu menjadi awal yang baik untuk keluarga kita, dan karena mamahmu suka warna magenta sehingga jadinya Magenta Pijar.
Oh iya ada kabar gembira, kamu sebentar lagi akan punya adik, mamah jani hamil. Papah sangat berharap kita bisa jadi keluarga yang bahagia bersama mamah jani. Mamah jani sayang sama kamu genta, dia siap menerima kamu kapanpun dan papah ingin kita tinggal bersama menjadi keluarga yang utuh. Semoga suatu saat nanti keinginan papah bisa terwujud.
Dari Papah paling buruk sedunia*
Genta membiarkan air matanya jatuh, karena sekalipun ia cegah butiran air itu tidak bisa ia tahan. Biarkan air mata ini menjadi saksi bahwa ia menyesali semuanya, menyesali semua perbuatannya pada papahnya.