teka-teki jawaban?
Anya tidak sabar, sesampainya di ruang kelas yang masih sepi ia membuka surat itu.
Perlahan anya membuka amplop biru itu, menarik selembar kertas di dalamnya dan ia buka.
Kata pertama yang menjadi pembuka surat itu,
Dear anya
Maaf
Gue minta maaf anya, maaf untuk apa yang udah gue lakuin ke lo, maaf kalo gue banyak salah, maaf kalo gue ngajarin lo sambil marah-marah, pokoknya maaf untuk semuanya hehe
Dan maaf kita ga bisa ketemu untuk terakhir kalinya
Gue harap lo selalu bahagia ya, oh lo udah bahagia ya sekarang, lo udah balikan kan sama mantan lo? Ga sia-sia berarti kita pura-pura pacaran.
Tapi gue harap kalo misal, misal lo putus lagi sama kak jian jangan ajak orang pura-pura pacaran lagi, ntar kayak gue. Masih banyak cowok selain kak jian oke?
Gue sebenarnya pengen jawab atas pertanyaan lo soal bulan, mungkin sekarang udah ga penting buat lo, mungkin menurut lo itu cuma kesalahan, tapi gue pengen jawab disini, lewat kertas ini dan jawaban gue ada di dalam pertanyaan ini.
Berapa hasil 128√e980, jika dibuka akar kuadratnya
Itu jawaban gue, sengaja biar lo mikir.
Sebuah tangan merebut kertas dari tangan anya, itu ulah Chandra yang baru aja tiba di kelasnya.
Chandra membacanya dan anya hanya pasrah membiarkan laki-laki tengil itu tahu isi suratnya.
“Oh dari Akala,” ucapnya mengangguk-anggukkan kepala
“Jadi gini orang pinter kalo ngasih surat?”
“Gue gak ngerti.”
“Ini jawaban apa kok disuruh mikir.”
Ucapan-ucapan Chandra membuat anya memutar bola matanya kesal dan perlahan siswa-siswi yang lain mulai memadati kelas,
“Balikin.”
Chandra menyerahkan surat itu, “Nih selamat menyelesaikan teka-teki.”