Bekal
“Kamu dimana, aku baru sampe,” pesan yang dikirim aeris pada genta.
“Ngambil bola basket,” balasan dari laki-laki itu yang membuat aeris melangkah menuju gudang olahraga tempat penyimpatan ala-alat olahraga.
“Hei,” sapa aeris ketika melihat genta sendiri di ruangan.
Genta tersenyum melihat Aeris.
“Kamu udah sarapan?”tanya Aeris mendeketi genta.
“Belum,”jawab Genta.
“Aku bawain bekel,” ucapnya mengikuti genta yang mengambil bola basket.
“Buat aku?” tanyanya yang dijawab anggukan oleh Aeris.
Genta mengeluarkan bola basket, “Boleh pegangin ga?” Genta menyerahkan satu bola basket pada Aeris.
Aeris menerimanya dan sedang Genta mengambil dua bola lagi.
Lalu keduanya keluar dari gudang dan bersama-sama menuju lapangan basket.
“Hai Ris,” sapa seorang laki-laki yang Aeris kenal itu Farhan.
“Hai han,” balas Aeris seadanya.
“Lo kok ga bales chat gue sih?” tanyanya membuat Genta yang berdiri di sebelah Aeris berdehem
“Eh hai ta, sehat lo?” tanya Farhan pada Genta.
“Seperti yang lo lihat,” balasnya tidak suka.