aneh

Setelah memasuki ruangan anya melepas genggaman akala, akala menoleh dan sekarang posisi mereka berhadapan.

“Sorry, gue salah ya?” tanya akala melihat mimik muka anya cemberut.

Anya menggelengkan kepalanya lemah.

“Lo masih suka sama dia?” tanya akala dan anya kembali menggelengkan kepalanya.

“Udah ngga? bagus dong,” ujar akala.

“Maksud gue gatau!” bantah anya.

“Lo mau balikan?” lagi-lagi akala bertanya namun tidak dijawab oleh perempuan di hadapannya itu.

Anya hanya diam, entah rasanya aneh, jantungnya malah berdebar ketika dekat dengan sosok laki-laki di depannnya ini.